
2 tahun terakhir saya langganan Google Drive paket 100GB dengan harga -+350k/tahun, manun seiring bertambahnya data saya rasa 100GB ini terlalu kecil untuk saya. Sebenarnya bisa nambah kapasitas ke 2TB, tetapi ini cukup mahal harganya sekitar 1.5jt/tahun. Maka mulai 2 bulan lalu data mulai saya takeout dari Google dengan fitur takeout di link berikut https://takeout.google.com.
Ok permasalahan pertama selesai, masalah kedua adalah bagaimana menyimpan data secara aman. Disini saya gunakan external storage dengan detail sebagai berikut:
- HDD copotan laptop 512GB
- HDD external transcend 1TB
- SSD 128GB
- SSD 256GB
- SSD 512GB
- SSD laptop 1TB
Dengan total storage -+ 3TB tentu tidak terpakai semua, untuk file penting saya pecah kedalam beberapa media untuk menghindari kerusakan. Permasalahan penyimpanan data selesai.
Permasalahan ketiga adalah ketidak praktisan kemana mana membawa semua storage itu, dan karena sebagian masih pakai HDD maka sangat riskan akan goncangan, ditambah lagi cukup berat hampir 700gr. Karena beberapa permasalahan diatas akhirnya saya putuskan untuk merakit sebuah NAS, setelah mempertimbangkan kebutuhan maka segera cek harga di marketplace dan ternyata budget untuk merakit PC saat ini tidak masuk akal karena mahalnya part efek AI. Akhirnya saya putuskan membeli NAS bekas, setalah cari sana sini dan menyelam di group facebook saya ketemu yg cocok. Singkat cerita barang dikirim dari Jakarta dan 3 hari kemudian sudah sampai.

Type yang saya pilih adalah Qnap T431P, alasan utama memilih type ini karena memiliki 4 slot hardisk (ini penting untuk RAID). NAS ini saya beli dengan harga 2.9jt sudah include HDD 1TB. Setelah setup dan test isi data, beberapa hari kemudian HDD menunjukkan warning, saya curiga HDD ini terbentur di pengiriman dan 1 minggu kemudian HDD sudah tidak terbaca lagi. Tapi ini masih aman karena data yang saya simpan hanya untuk test.

Sembari menunggu HDD baru, saya putuskan untuk pasang SSD 512GB sebagai storage data dan SSD 128GB sebagai cache, cache ini penting untuk menguragi beban read pada SSD utama sehingga umur SSD utama bisa lebih awet.
